Sabtu, 27 Oktober 2007

harga nyawa??


Anda sering naik kereta?? bagaimana rasanya menunggu kereta yang terlambat karena keretanya anjlok? Atau anda pernah mengalami sendiri kecelakaan kereta? Di Negara kita ini, kereta api merupakan salah satu alat transportasi massal yang sangat penting. Selain murah, juga cepat. Walaupun terkadang pelayanannya kurang memuaskan, hal itu tidak menyurutkan niat masyarakat untuk menggunakan layanan ini.

Tetapi, akhir-akhir ini banyak tangan – tangan jahil yang dengan seenaknya dan tanpa berdosa mencuri sambungan rel atau bahkan relnya!! Padahal, hal itu bisa mencelakakan banyak nyawa. Kepolisian yang menangani kasus ini menyatakan kalau ini termasuk tindak pencurian biasa. Apa kita sebagai masyarakat terima dengan keputusan itu?? Kenapa hal ini tidak bisa disebut sabotase, atau mungkin malah tindakan terorisme!!bukankah ribuan nyawa taruhannya?

Saya sebagai orang yang sering menggunakan jasa layanan kereta api sungguh menyayangkan pernyataan kepolisian tersebut. Seharusnya si pelaku mendapat ganjaran yang keras, supaya memberi pelajaran bagi yang lain. Sehingga berpikir ribuan kali kalau mau mencuri walau hanya satu baut rel pun. Kalau Abu Bakar Ba’asyir bisa dipenjara plus dicap teroris tanpa bukti, kenapa para pelaku pencuri rel ini tidak bisa diperlakukan serupa?? Mereka jelas-jelas menimbulkan teror massal terhadap masyarakat luas!!

Ayolah pak polisi…tegas sedikit napa?? Memangnya nyawa kita gak penting y???

Tidak ada komentar: